Monday, 22 May 2017

KUMPULAN FOTO PERFECT TIMING KUCING

Kebetulan ane suka sama kucing dan smua hewan yang imut-imut kayak kamu haha...
langsung aja ya tong












pengen lebih BANYAK DAN LEBIH lengkap lagi?? silahkan ke SINI

Sunday, 21 May 2017

BIKIN ALIS TEBAL DENGAN BAHAN ALAMI

Alis mata merupakan salah satu bagian wajah yang diperhatikan para wanita untuk menunjang penampilan . Bentuk alis yang bagus bisa sangat mendukung keindahan bola mata dan ekspresi seorang wanita. Bagi sebagian wanita, mereka rela mengeluarkan budget yang tidak sedikit hanya untuk mendapatkan bentuk alis yang menawan. Padahal sebenarnya banyak juga bahan-bahan alami yang bisa dimanfaatkan untuk menebalkan alis, tanpa perlu mengeluarkan banyak uang, misalnya :


1. Lidah Buaya
Tanaman lidah buaya kaya akan manfaat bagi kesehatan dan kecantikan. Dengan mengoleskan lendir lidah buaya pada bagian alis secara rutin, ini akan membantu kamu menebalkan alis yang tipis.

2. Minyak Zaitun
Bahan herbal yang satu ini sangat terkenal manfaatnya untuk kecantikan, salah satunya bisa membuat alis tebal dan hitam. Caranya mudah, cukup oleskan minyak zaitun pada alis sambil dipijat pelan setiap mau tidur. Jika dilakukan rutin, kamu bisa mendapatkan alis yang tebal.

3. Minyak Almond
Bukan cuma minyak zaitun saja, minyak almont juga mampu melebatkan rambut. Jika dilakukan secara rutin, kamu akan mendapatkan alis kamu tebal dengan cepat

4. Kemiri  
Selain itu, ada juga minyak kemiri. Kemiri sejak dulu sudah terkenal untuk melebatkan rambut dan alis mata.

5. Bawang Merah
Bumbu dapur yang satu ini juga sangat kaya manfaat. Penggunaan irisan bawang merah yang ditempelkan pada alis mata bisa membantu kamu untuk menebalkan alis. Kandungan sulfur dalam bawang merah bisa mempercepat pertumbuhan rambut alis kamu. Tapi jangan lupa untuk berhati-hati dalam meletakkannya bawang merah agar tidak pedih terkena mata.

6. Kuning Telur
Kuning telur tidak hanya mampu mengecilkan pori-pori wajah, tetapi juga jadi bahan alami yang efektif untuk menebalkan alis mata. Oleskan kuning telur pada alis mata secara merata dan diamkan selama 20 menit, lalu bilas hingga bersih.

Cobain sis,, ALIS tebal tetap GAK bikin kantor tebal hehe...

   

 

Sunday, 30 April 2017

Mandi Malam Bikin Rematik, Siapa Bilang?

Mandi di malam hari mungkin sering menjadi pilihan Agan dan Sista setelah seharian sibuk beraktivitas. Tentu banyak alasan yang mendasarinya, salah satunya adalah perasaan risih dan tidak nyaman karena kotoran dan debu yang menempel di tubuh. Apalagi rasa lengket dari keringat seharian, ugh pasti banyak yang tidak tahan. Namun, seringkali pasangan atau keluarga melarang Agan dan Sista melakukan hal tersebut. "Mandi malam-malam bisa bikin rematik," kata mereka. Benarkah seperti itu, atau hanya mitos belaka?

Nah, pertama-tama perlu Agan dan Sista ketahui bahwa rematik adalah penyakit yang menyerang otot dan persendian. Pada penderita rematik, muncul peradangan dan pembengakakan pada join penguhubung sendi atau tulang sehingga mengakibatkan rasa nyeri atau pegal. Penyebab penyakit ini sendiri adalah gangguan auto-imun di mana sistem pertahanan tubuh yang seharusnya melindungi Gan-Sis dari infeksi kuman, bakteri, dan penyakit, malah berbalik merusak sel-sel persendian yang normal. Diperkirakan, ada ratusan jenis rematik. Namun, jenis yang umumnya diderita adalah rheumatoid athritis (peradangan sendi) dan osteoartritis (terbatasnya pergerakan sendi dan seiring berjalannya waktu bisa menyebabkan kerusakan tulang rawan).

Lalu, benarkah mandi di malam hari dapat menyebabkan rematik? Salah, karena karena hingga saat ini belum ada penelitian yang menyatakan demikian. Menurut dokter spesialis penyakit dan konsultan reumatologi, Handono Kalim, mitos ini bisa saja didasarkan pada pandangan bahwa suhu air akan menurun di malam hari. Ia melanjutkan, memang benar mandi di malam hari dengan air dingin dapat menyebabkan otot kaku, tapi tidak lantas menyebabkan penyakit rematik
 

Meskipun mereka yang berusia lanjut lebih rentan terhadap rematik, namun tidak menutup kemungkinan Anda yang masih belia juga bisa terserang penyakit yang satu ini. Dari berbagai jenisnya, arthritis rheumatoid merupakan jenis paling sering mendatangi mereka yang berada dalam rentang usia 20 – 50 tahun. Gejala yang paling umum ditemukan adalah kaku persendian saat bangun tidur atau menurunnya fleksibilitas dalam bergerak. Jika dibiarkan berlarut-larut, rheumatoid arthritis dapat menyebabkan kerusakan dan perubahan bentuk permanen pada sendi. Jadi, jika Anda mengalami gejala rematik jenis ini, segera berkonsultasi dengan dokter demi mendapatkan pengobatan yang tepat.

Lalu, apa sih yang bisa dilakukan untuk meminimalisir risiko penyakit rematik? Menurut hasil penelitian para pakar dari Hospital for Special Surgery, menjaga pola makan empat sehat lima sempurna serta merutinkan olahraga ringan setiap harinya dapat menjadi solusi paling ampuh dalam meningkatkan sistem imun tubuh serta meminimalisir kemungkinan menderita rematik.

Jadi, jangan takut mandi malam lagi, ya!

Sumur 
 

Thursday, 23 March 2017

Kacang Bikin Berjerawat: Masa Iya?





  Kesehatan Umum Siapa yang tidak kenal snack kacang ini? Makanan kecil ini sangat digemari oleh anak-anak muda tetapi sekaligus merupakan suatu hal yang sangat ditakutkan. Siapa yang tidak kenal snack kacang ini? Makanan kecil ini sangat digemari oleh anak-anak muda tetapi sekaligus merupakan suatu hal yang sangat ditakutkan. Kenapa? Banyak orang berpendapat bahwa kacang dapat membuat muka menjadi berjerawat. Apakah benar? Nah, disinilah akan kita bahas tuntas tentang hubungan kacang dengan jerawat. Sejarah Singkat Kacang Tanah Kacang tanah adalah tanaman pangan berupa semak yang berasal dari Amerika Selatan, yaitu Brazilia. Penanaman pertama kali dilakukan oleh orang Indian (suku asli bangsa Amerika). Di Benua Amerika perkembangan penanaman tumbuhan ini dilakukan oleh pendatang dari Eropa. Kacang tanah pertama kali masuk ke Indonesia pada awal abad ke-17 dibawa oleh pedagang Cina dan Portugis. Kacang tanah memiliki nama lain, diantaranya kacang una; suuk; kacang jebrol; kacang bandung; kacang tuban; kacang kole; kacang banggala; peanut atau groundnut (inggris). Mula-mula penanaman kacang tanah di Indonesia terpusat di Pulau Jawa, Sumatera Utara, Sulawesi dan kini telah ditanam di seluruh Indonesia. Jerawat_01_(CS) Kandungan Kacang tanah mengandung lemak (40-50%), protein (27%), karbohidrat, lesitin, kolin, serta vitamin (A, B, C, D, E, dan K), juga mengandung mineral antara lain Calcium, Chlorida, Ferro, Magnesium, Phospor, Kalium, dan Sulphur. Protein yang terkandung dalam tanah jauh lebih tinggi daripada yang terkandung di dalam daging, telur, dan kacang soya (kacang kedelai). Ia juga mengandung asam amino yang tinggi. Minyak dari kacang tanah adalah sumber terbaik pencuci perut. Manfaat Kacang tanah dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat keju, mentega, sabun, dan minyak goreng. Hasil sampingan dari minyaknya dapat dibuat bungkil (ampas kacang yang sudah dipipit/diambil minyaknya) dan dibuat oncom melalui fermentasi jamur. Sedangkan daunnya, selain dibuat sayuran mentah ataupun direbus, dapat digunakan juga sebagai bahan pakan ternak yang bergizi tinggi serta pupuk hijau. Selain itu, mengkonsumsi kacang tanah dapat menghalangi radikal bebas, menurunkan tekanan darah dan kolesterol darah, serta dapat menghindari tubuh dari serangan jantung. Setelah melihat kandungan dan kegunaan kacang-kacangan, sekarang kita akan melihat hubungan antara makan kacang tanah dengan timbulnya jerawat. Namun sebelumnya, sekiranya kita mengetahui tentang apa itu jerawat dan faktor-faktor apa saja yang dapat menyebabkan timbulnya jerawat. Ayo kita simak yang berikut ini! Pengertian Jerawat Jerawat (acne vulgaris) adalah penyakit peradangan menahun dari kelenjar minyak (kelenjar sebacea) yang pada umumnya terjadi pada masa remaja dan dapat sembuh sendiri. Gambaran klinis jerawat sering bervariasi, mulai dari komedo (bisa berwarna putih atau hitam), papul (merah), pustul (menonjol dan ada peradangan), nodus (menonjol lebih dari 0,5 cm), hingga jaringan parut hipotrofik (cekung) / hipertrofik (seperti keloid) yang terjadi akibat kelainan aktif tersebut. Penyebab Timbulnya Jerawat Hormon androgen mempunyai peranan penting dalam timbulnya jerawat. 
Hormon ini menjadi aktif dan banyak jumlahnya pada usia remaja, menjelang menstruasi, dan pada saat kehamilan. Hormon ini dapat meningkatkan produksi sebum (minyak). Selain itu, banyak juga faktor lain yang dapat mencetuskan terjadinya jerawat, diantaranya: makan makanan berlemak pemakaian kosmetik / pelembab yang mengandung minyak jarang membersihkan muka yang kotor & berminyak stress kurang tidur / istirahat cuaca & udara yang terlalu panas Proses Terjadinya Jerawat Hiperkeratinisasi folikuler. Kelenjar minyak di dalam kulit kita memiliki saluran yang berhubungan dengan dunia luar. Saluran ini dilapisi oleh folikel. Namun ada kalanya folikel-folikel tersebut menebal dan sulit lepas sehingga sebum (minyak) yang dihasilkan oleh kelenjar menjadi tersumbat. Peningkatan produksi sebum. Ini dipengaruhi oleh hormon androgen. Kolonisasi Propionibacterium acnes (bakteri penyebab jerawat). Bakteri ini bekerja secara anaerob (tidak membutuhkan oksigen). Oleh karena kondisi anaerob akibat hiperkeratinisasi folikuler, lama-kelamaan jumlah bakteri menjadi semakin banyak. Inflamasi. Sebum merupakan makanan bagi Propionibacterium acnes. Sebum dipecah menjadi asam lemak bebas. Asam lemak bebas yang semakin banyak akhirnya dipecah dan oleh karena hal ini bukan sesuatu yang normal terjadi, maka oleh tubuh dianggap sebagai suatu benda asing dan terjadilah reaksi imun (kemotaktik) dan inflamasi. Hasil dari inflamasi yang terjadi di dalam kulit kita dapat kita lihat dari luar sebagai munculnya jerawat yang merah, nyeri, lama-lama berisi pus (nanah), yang sering kali dipecahkan. Saat ini kita telah mengetahui beberapa hal tentang jerawat dan apa saja yang menyebabkannya. Jadi, benarkah makan kacang dapat menyebabkan timbulnya jerawat? Sekarang kita akan mengulas kebenaran mitos tersebut. Mari kita buktikan! Makan Kacang Penyebab Jerawat Sebuah riset dari American Academy of Dermatology untuk urusan kecantikan kulit menyatakan hal yang bertolak belakang dari mitos tersebut. Mereka berpendapat bahwa jerawat tidak disebabkan oleh coklat, ice cream, ataupun makanan seperti kacang. Colorado State University Department of Health and Exercise menyarankan untuk mengurangi gula dan makanan yang kadar karbohidratnya tinggi. Institusi tersebut telah meneliti sekitar 1300 orang penduduk pulau Kitivan di Papua New Guinea yang puasa makanan manis serta makanan berkarbohidrat. Sehari-harinya mereka hanya makan ikan, buah, dan daging yang dimasak secara tradisional. Hasilnya tidak ada satu jerawat pun yang bertengger di wajah mereka. 

Mengkonsumsi terlalu banyak gula dapat meningkatkan kadar insulin dalam darah, dimana hal tersebut memicu produksi hormon androgen yang membuat kulit jadi berminyak. Demikian pernyataan dari Howard Murad, seorang profesor dari UCLA School of Medicine. Pernyataan tersebut menjelaskan mengapa para penduduk pulau tersebut bebas dari jerawat. Untuk Anda yang masih berusaha memerangi jerawat, tak ada salahnya mencoba bukan? Mulai hari ini, cobalah untuk mengurangi gula dalam teh atau kopi agar wajah bebas jerawat menjadi milik Anda. Setelah membaca artikel ini, jangan lagi menyalahkan kacang sebagai penyebab timbulnya jerawat di wajah Anda. Tetapi perhatikanlah pola makan Anda secara keseluruhan. Jangan takut untuk makan kacang. Zat-zat yang terkandung dalam kacang sangat banyak dan sangat berguna untuk tubuh kita. Namun jangan juga makan kacang secara belebihan. Segala sesuatu yang berlebihan tidaklah baik. Yang terpenting, janganlah lupa untuk selalu menjaga kebersihan wajah dan tubuh Anda, serta jangan memakai sembarang kosmetik. Selamat menikmati kacang dan selamat tinggal jerawat!
Kacang Bikin Berjerawat: Masa Iya? by Irene Trisbiantara | Kesehatan Umum Siapa yang tidak kenal snack kacang ini? Makanan kecil ini sangat digemari oleh anak-anak muda tetapi sekaligus merupakan suatu hal yang sangat ditakutkan. Siapa yang tidak kenal snack kacang ini? Makanan kecil ini sangat digemari oleh anak-anak muda tetapi sekaligus merupakan suatu hal yang sangat ditakutkan. Kenapa? Banyak orang berpendapat bahwa kacang dapat membuat muka menjadi berjerawat. Apakah benar? Nah, disinilah akan kita bahas tuntas tentang hubungan kacang dengan jerawat. Sejarah Singkat Kacang Tanah Kacang tanah adalah tanaman pangan berupa semak yang berasal dari Amerika Selatan, yaitu Brazilia. Penanaman pertama kali dilakukan oleh orang Indian (suku asli bangsa Amerika). Di Benua Amerika perkembangan penanaman tumbuhan ini dilakukan oleh pendatang dari Eropa. Kacang tanah pertama kali masuk ke Indonesia pada awal abad ke-17 dibawa oleh pedagang Cina dan Portugis. Kacang tanah memiliki nama lain, diantaranya kacang una; suuk; kacang jebrol; kacang bandung; kacang tuban; kacang kole; kacang banggala; peanut atau groundnut (inggris). Mula-mula penanaman kacang tanah di Indonesia terpusat di Pulau Jawa, Sumatera Utara, Sulawesi dan kini telah ditanam di seluruh Indonesia. Jerawat_01_(CS) Kandungan Kacang tanah mengandung lemak (40-50%), protein (27%), karbohidrat, lesitin, kolin, serta vitamin (A, B, C, D, E, dan K), juga mengandung mineral antara lain Calcium, Chlorida, Ferro, Magnesium, Phospor, Kalium, dan Sulphur. Protein yang terkandung dalam tanah jauh lebih tinggi daripada yang terkandung di dalam daging, telur, dan kacang soya (kacang kedelai). Ia juga mengandung asam amino yang tinggi. Minyak dari kacang tanah adalah sumber terbaik pencuci perut. Manfaat Kacang tanah dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat keju, mentega, sabun, dan minyak goreng. Hasil sampingan dari minyaknya dapat dibuat bungkil (ampas kacang yang sudah dipipit/diambil minyaknya) dan dibuat oncom melalui fermentasi jamur. Sedangkan daunnya, selain dibuat sayuran mentah ataupun direbus, dapat digunakan juga sebagai bahan pakan ternak yang bergizi tinggi serta pupuk hijau. Selain itu, mengkonsumsi kacang tanah dapat menghalangi radikal bebas, menurunkan tekanan darah dan kolesterol darah, serta dapat menghindari tubuh dari serangan jantung. Setelah melihat kandungan dan kegunaan kacang-kacangan, sekarang kita akan melihat hubungan antara makan kacang tanah dengan timbulnya jerawat. Namun sebelumnya, sekiranya kita mengetahui tentang apa itu jerawat dan faktor-faktor apa saja yang dapat menyebabkan timbulnya jerawat. Ayo kita simak yang berikut ini! Pengertian Jerawat Jerawat (acne vulgaris) adalah penyakit peradangan menahun dari kelenjar minyak (kelenjar sebacea) yang pada umumnya terjadi pada masa remaja dan dapat sembuh sendiri. Gambaran klinis jerawat sering bervariasi, mulai dari komedo (bisa berwarna putih atau hitam), papul (merah), pustul (menonjol dan ada peradangan), nodus (menonjol lebih dari 0,5 cm), hingga jaringan parut hipotrofik (cekung) / hipertrofik (seperti keloid) yang terjadi akibat kelainan aktif tersebut. Penyebab Timbulnya Jerawat Hormon androgen mempunyai peranan penting dalam timbulnya jerawat. Hormon ini menjadi aktif dan banyak jumlahnya pada usia remaja, menjelang menstruasi, dan pada saat kehamilan. Hormon ini dapat meningkatkan produksi sebum (minyak). Selain itu, banyak juga faktor lain yang dapat mencetuskan terjadinya jerawat, diantaranya: makan makanan berlemak pemakaian kosmetik / pelembab yang mengandung minyak jarang membersihkan muka yang kotor & berminyak stress kurang tidur / istirahat cuaca & udara yang terlalu panas Proses Terjadinya Jerawat Hiperkeratinisasi folikuler. Kelenjar minyak di dalam kulit kita memiliki saluran yang berhubungan dengan dunia luar. Saluran ini dilapisi oleh folikel. Namun ada kalanya folikel-folikel tersebut menebal dan sulit lepas sehingga sebum (minyak) yang dihasilkan oleh kelenjar menjadi tersumbat. Peningkatan produksi sebum. Ini dipengaruhi oleh hormon androgen. Kolonisasi Propionibacterium acnes (bakteri penyebab jerawat). Bakteri ini bekerja secara anaerob (tidak membutuhkan oksigen). Oleh karena kondisi anaerob akibat hiperkeratinisasi folikuler, lama-kelamaan jumlah bakteri menjadi semakin banyak. Inflamasi. Sebum merupakan makanan bagi Propionibacterium acnes. Sebum dipecah menjadi asam lemak bebas. Asam lemak bebas yang semakin banyak akhirnya dipecah dan oleh karena hal ini bukan sesuatu yang normal terjadi, maka oleh tubuh dianggap sebagai suatu benda asing dan terjadilah reaksi imun (kemotaktik) dan inflamasi. Hasil dari inflamasi yang terjadi di dalam kulit kita dapat kita lihat dari luar sebagai munculnya jerawat yang merah, nyeri, lama-lama berisi pus (nanah), yang sering kali dipecahkan. Saat ini kita telah mengetahui beberapa hal tentang jerawat dan apa saja yang menyebabkannya. Jadi, benarkah makan kacang dapat menyebabkan timbulnya jerawat? Sekarang kita akan mengulas kebenaran mitos tersebut. Mari kita buktikan! Makan Kacang Penyebab Jerawat Sebuah riset dari American Academy of Dermatology untuk urusan kecantikan kulit menyatakan hal yang bertolak belakang dari mitos tersebut. Mereka berpendapat bahwa jerawat tidak disebabkan oleh coklat, ice cream, ataupun makanan seperti kacang. Colorado State University Department of Health and Exercise menyarankan untuk mengurangi gula dan makanan yang kadar karbohidratnya tinggi. Institusi tersebut telah meneliti sekitar 1300 orang penduduk pulau Kitivan di Papua New Guinea yang puasa makanan manis serta makanan berkarbohidrat. Sehari-harinya mereka hanya makan ikan, buah, dan daging yang dimasak secara tradisional. Hasilnya tidak ada satu jerawat pun yang bertengger di wajah mereka. Mengkonsumsi terlalu banyak gula dapat meningkatkan kadar insulin dalam darah, dimana hal tersebut memicu produksi hormon androgen yang membuat kulit jadi berminyak. Demikian pernyataan dari Howard Murad, seorang profesor dari UCLA School of Medicine. Pernyataan tersebut menjelaskan mengapa para penduduk pulau tersebut bebas dari jerawat. Untuk Anda yang masih berusaha memerangi jerawat, tak ada salahnya mencoba bukan? Mulai hari ini, cobalah untuk mengurangi gula dalam teh atau kopi agar wajah bebas jerawat menjadi milik Anda. Setelah membaca artikel ini, jangan lagi menyalahkan kacang sebagai penyebab timbulnya jerawat di wajah Anda. Tetapi perhatikanlah pola makan Anda secara keseluruhan. Jangan takut untuk makan kacang. Zat-zat yang terkandung dalam kacang sangat banyak dan sangat berguna untuk tubuh kita. Namun jangan juga makan kacang secara belebihan. Segala sesuatu yang berlebihan tidaklah baik. Yang terpenting, janganlah lupa untuk selalu menjaga kebersihan wajah dan tubuh Anda, serta jangan memakai sembarang kosmetik. Selamat menikmati kacang dan selamat tinggal jerawat! Kepustakaan: Djuanda, Adhi, Prof. Dr. dr., et all. ILMU PENYAKIT KULIT DAN KELAMIN. Edisi kelima. Fakultas Kedokteran Universitas indonesia. 2007 http://www.ekawan.com/index.php?m=blog2&c=post&id=176730&title=10-Jenis-Makanan-Antikolesterol&usrname=nurdia

Jawaban TanyaDok.com di : https://www.tanyadok.com/artikel-kesehatan/kacang-bikin-berjerawat-masa-iya
Kacang Bikin Berjerawat: Masa Iya? by Irene Trisbiantara | Kesehatan Umum Siapa yang tidak kenal snack kacang ini? Makanan kecil ini sangat digemari oleh anak-anak muda tetapi sekaligus merupakan suatu hal yang sangat ditakutkan. Siapa yang tidak kenal snack kacang ini? Makanan kecil ini sangat digemari oleh anak-anak muda tetapi sekaligus merupakan suatu hal yang sangat ditakutkan. Kenapa? Banyak orang berpendapat bahwa kacang dapat membuat muka menjadi berjerawat. Apakah benar? Nah, disinilah akan kita bahas tuntas tentang hubungan kacang dengan jerawat. Sejarah Singkat Kacang Tanah Kacang tanah adalah tanaman pangan berupa semak yang berasal dari Amerika Selatan, yaitu Brazilia. Penanaman pertama kali dilakukan oleh orang Indian (suku asli bangsa Amerika). Di Benua Amerika perkembangan penanaman tumbuhan ini dilakukan oleh pendatang dari Eropa. Kacang tanah pertama kali masuk ke Indonesia pada awal abad ke-17 dibawa oleh pedagang Cina dan Portugis. Kacang tanah memiliki nama lain, diantaranya kacang una; suuk; kacang jebrol; kacang bandung; kacang tuban; kacang kole; kacang banggala; peanut atau groundnut (inggris). Mula-mula penanaman kacang tanah di Indonesia terpusat di Pulau Jawa, Sumatera Utara, Sulawesi dan kini telah ditanam di seluruh Indonesia. Jerawat_01_(CS) Kandungan Kacang tanah mengandung lemak (40-50%), protein (27%), karbohidrat, lesitin, kolin, serta vitamin (A, B, C, D, E, dan K), juga mengandung mineral antara lain Calcium, Chlorida, Ferro, Magnesium, Phospor, Kalium, dan Sulphur. Protein yang terkandung dalam tanah jauh lebih tinggi daripada yang terkandung di dalam daging, telur, dan kacang soya (kacang kedelai). Ia juga mengandung asam amino yang tinggi. Minyak dari kacang tanah adalah sumber terbaik pencuci perut. Manfaat Kacang tanah dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat keju, mentega, sabun, dan minyak goreng. Hasil sampingan dari minyaknya dapat dibuat bungkil (ampas kacang yang sudah dipipit/diambil minyaknya) dan dibuat oncom melalui fermentasi jamur. Sedangkan daunnya, selain dibuat sayuran mentah ataupun direbus, dapat digunakan juga sebagai bahan pakan ternak yang bergizi tinggi serta pupuk hijau. Selain itu, mengkonsumsi kacang tanah dapat menghalangi radikal bebas, menurunkan tekanan darah dan kolesterol darah, serta dapat menghindari tubuh dari serangan jantung. Setelah melihat kandungan dan kegunaan kacang-kacangan, sekarang kita akan melihat hubungan antara makan kacang tanah dengan timbulnya jerawat. Namun sebelumnya, sekiranya kita mengetahui tentang apa itu jerawat dan faktor-faktor apa saja yang dapat menyebabkan timbulnya jerawat. Ayo kita simak yang berikut ini! Pengertian Jerawat Jerawat (acne vulgaris) adalah penyakit peradangan menahun dari kelenjar minyak (kelenjar sebacea) yang pada umumnya terjadi pada masa remaja dan dapat sembuh sendiri. Gambaran klinis jerawat sering bervariasi, mulai dari komedo (bisa berwarna putih atau hitam), papul (merah), pustul (menonjol dan ada peradangan), nodus (menonjol lebih dari 0,5 cm), hingga jaringan parut hipotrofik (cekung) / hipertrofik (seperti keloid) yang terjadi akibat kelainan aktif tersebut. Penyebab Timbulnya Jerawat Hormon androgen mempunyai peranan penting dalam timbulnya jerawat. Hormon ini menjadi aktif dan banyak jumlahnya pada usia remaja, menjelang menstruasi, dan pada saat kehamilan. Hormon ini dapat meningkatkan produksi sebum (minyak). Selain itu, banyak juga faktor lain yang dapat mencetuskan terjadinya jerawat, diantaranya: makan makanan berlemak pemakaian kosmetik / pelembab yang mengandung minyak jarang membersihkan muka yang kotor & berminyak stress kurang tidur / istirahat cuaca & udara yang terlalu panas Proses Terjadinya Jerawat Hiperkeratinisasi folikuler. Kelenjar minyak di dalam kulit kita memiliki saluran yang berhubungan dengan dunia luar. Saluran ini dilapisi oleh folikel. Namun ada kalanya folikel-folikel tersebut menebal dan sulit lepas sehingga sebum (minyak) yang dihasilkan oleh kelenjar menjadi tersumbat. Peningkatan produksi sebum. Ini dipengaruhi oleh hormon androgen. Kolonisasi Propionibacterium acnes (bakteri penyebab jerawat). Bakteri ini bekerja secara anaerob (tidak membutuhkan oksigen). Oleh karena kondisi anaerob akibat hiperkeratinisasi folikuler, lama-kelamaan jumlah bakteri menjadi semakin banyak. Inflamasi. Sebum merupakan makanan bagi Propionibacterium acnes. Sebum dipecah menjadi asam lemak bebas. Asam lemak bebas yang semakin banyak akhirnya dipecah dan oleh karena hal ini bukan sesuatu yang normal terjadi, maka oleh tubuh dianggap sebagai suatu benda asing dan terjadilah reaksi imun (kemotaktik) dan inflamasi. Hasil dari inflamasi yang terjadi di dalam kulit kita dapat kita lihat dari luar sebagai munculnya jerawat yang merah, nyeri, lama-lama berisi pus (nanah), yang sering kali dipecahkan. Saat ini kita telah mengetahui beberapa hal tentang jerawat dan apa saja yang menyebabkannya. Jadi, benarkah makan kacang dapat menyebabkan timbulnya jerawat? Sekarang kita akan mengulas kebenaran mitos tersebut. Mari kita buktikan! Makan Kacang Penyebab Jerawat Sebuah riset dari American Academy of Dermatology untuk urusan kecantikan kulit menyatakan hal yang bertolak belakang dari mitos tersebut. Mereka berpendapat bahwa jerawat tidak disebabkan oleh coklat, ice cream, ataupun makanan seperti kacang. Colorado State University Department of Health and Exercise menyarankan untuk mengurangi gula dan makanan yang kadar karbohidratnya tinggi. Institusi tersebut telah meneliti sekitar 1300 orang penduduk pulau Kitivan di Papua New Guinea yang puasa makanan manis serta makanan berkarbohidrat. Sehari-harinya mereka hanya makan ikan, buah, dan daging yang dimasak secara tradisional. Hasilnya tidak ada satu jerawat pun yang bertengger di wajah mereka. Mengkonsumsi terlalu banyak gula dapat meningkatkan kadar insulin dalam darah, dimana hal tersebut memicu produksi hormon androgen yang membuat kulit jadi berminyak. Demikian pernyataan dari Howard Murad, seorang profesor dari UCLA School of Medicine. Pernyataan tersebut menjelaskan mengapa para penduduk pulau tersebut bebas dari jerawat. Untuk Anda yang masih berusaha memerangi jerawat, tak ada salahnya mencoba bukan? Mulai hari ini, cobalah untuk mengurangi gula dalam teh atau kopi agar wajah bebas jerawat menjadi milik Anda. Setelah membaca artikel ini, jangan lagi menyalahkan kacang sebagai penyebab timbulnya jerawat di wajah Anda. Tetapi perhatikanlah pola makan Anda secara keseluruhan. Jangan takut untuk makan kacang. Zat-zat yang terkandung dalam kacang sangat banyak dan sangat berguna untuk tubuh kita. Namun jangan juga makan kacang secara belebihan. Segala sesuatu yang berlebihan tidaklah baik. Yang terpenting, janganlah lupa untuk selalu menjaga kebersihan wajah dan tubuh Anda, serta jangan memakai sembarang kosmetik. Selamat menikmati kacang dan selamat tinggal jerawat! Kepustakaan: Djuanda, Adhi, Prof. Dr. dr., et all. ILMU PENYAKIT KULIT DAN KELAMIN. Edisi kelima. Fakultas Kedokteran Universitas indonesia. 2007 http://www.ekawan.com/index.php?m=blog2&c=post&id=176730&title=10-Jenis-Makanan-Antikolesterol&usrname=nurdia http://www.ramadhan.20m.com/ http://www.dechacare.com/Acne-atau-Jerawat-I206.html Jangan pusing cari ke mana lagi ProSehat.com - Tanya dokter langsung dari HP Android Anda. Cara hidup sehat, lebih mudah dan hemat Sebelum cari obat, tanya dokter langsung dari Aplikasi ProSehat di HP Android Anda Install Aplikasi ProSehat dari Google PlayStore sekarang. IKLAN IKLAN : Buku Panduan Lengkap Ibu Hamil [Buku Panduan Lengkap Kehamilan Kesehatan Wanita Ibu Hamil] IKLAN

Jawaban TanyaDok.com di : https://www.tanyadok.com/artikel-kesehatan/kacang-bikin-berjerawat-masa-iya
Kacang Bikin Berjerawat: Masa Iya? by Irene Trisbiantara | Kesehatan Umum Siapa yang tidak kenal snack kacang ini? Makanan kecil ini sangat digemari oleh anak-anak muda tetapi sekaligus merupakan suatu hal yang sangat ditakutkan. Siapa yang tidak kenal snack kacang ini? Makanan kecil ini sangat digemari oleh anak-anak muda tetapi sekaligus merupakan suatu hal yang sangat ditakutkan. Kenapa? Banyak orang berpendapat bahwa kacang dapat membuat muka menjadi berjerawat. Apakah benar? Nah, disinilah akan kita bahas tuntas tentang hubungan kacang dengan jerawat. Sejarah Singkat Kacang Tanah Kacang tanah adalah tanaman pangan berupa semak yang berasal dari Amerika Selatan, yaitu Brazilia. Penanaman pertama kali dilakukan oleh orang Indian (suku asli bangsa Amerika). Di Benua Amerika perkembangan penanaman tumbuhan ini dilakukan oleh pendatang dari Eropa. Kacang tanah pertama kali masuk ke Indonesia pada awal abad ke-17 dibawa oleh pedagang Cina dan Portugis. Kacang tanah memiliki nama lain, diantaranya kacang una; suuk; kacang jebrol; kacang bandung; kacang tuban; kacang kole; kacang banggala; peanut atau groundnut (inggris). Mula-mula penanaman kacang tanah di Indonesia terpusat di Pulau Jawa, Sumatera Utara, Sulawesi dan kini telah ditanam di seluruh Indonesia. Jerawat_01_(CS) Kandungan Kacang tanah mengandung lemak (40-50%), protein (27%), karbohidrat, lesitin, kolin, serta vitamin (A, B, C, D, E, dan K), juga mengandung mineral antara lain Calcium, Chlorida, Ferro, Magnesium, Phospor, Kalium, dan Sulphur. Protein yang terkandung dalam tanah jauh lebih tinggi daripada yang terkandung di dalam daging, telur, dan kacang soya (kacang kedelai). Ia juga mengandung asam amino yang tinggi. Minyak dari kacang tanah adalah sumber terbaik pencuci perut. Manfaat Kacang tanah dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat keju, mentega, sabun, dan minyak goreng. Hasil sampingan dari minyaknya dapat dibuat bungkil (ampas kacang yang sudah dipipit/diambil minyaknya) dan dibuat oncom melalui fermentasi jamur. Sedangkan daunnya, selain dibuat sayuran mentah ataupun direbus, dapat digunakan juga sebagai bahan pakan ternak yang bergizi tinggi serta pupuk hijau. Selain itu, mengkonsumsi kacang tanah dapat menghalangi radikal bebas, menurunkan tekanan darah dan kolesterol darah, serta dapat menghindari tubuh dari serangan jantung. Setelah melihat kandungan dan kegunaan kacang-kacangan, sekarang kita akan melihat hubungan antara makan kacang tanah dengan timbulnya jerawat. Namun sebelumnya, sekiranya kita mengetahui tentang apa itu jerawat dan faktor-faktor apa saja yang dapat menyebabkan timbulnya jerawat. Ayo kita simak yang berikut ini! Pengertian Jerawat Jerawat (acne vulgaris) adalah penyakit peradangan menahun dari kelenjar minyak (kelenjar sebacea) yang pada umumnya terjadi pada masa remaja dan dapat sembuh sendiri. Gambaran klinis jerawat sering bervariasi, mulai dari komedo (bisa berwarna putih atau hitam), papul (merah), pustul (menonjol dan ada peradangan), nodus (menonjol lebih dari 0,5 cm), hingga jaringan parut hipotrofik (cekung) / hipertrofik (seperti keloid) yang terjadi akibat kelainan aktif tersebut. Penyebab Timbulnya Jerawat Hormon androgen mempunyai peranan penting dalam timbulnya jerawat. Hormon ini menjadi aktif dan banyak jumlahnya pada usia remaja, menjelang menstruasi, dan pada saat kehamilan. Hormon ini dapat meningkatkan produksi sebum (minyak). Selain itu, banyak juga faktor lain yang dapat mencetuskan terjadinya jerawat, diantaranya: makan makanan berlemak pemakaian kosmetik / pelembab yang mengandung minyak jarang membersihkan muka yang kotor & berminyak stress kurang tidur / istirahat cuaca & udara yang terlalu panas Proses Terjadinya Jerawat Hiperkeratinisasi folikuler. Kelenjar minyak di dalam kulit kita memiliki saluran yang berhubungan dengan dunia luar. Saluran ini dilapisi oleh folikel. Namun ada kalanya folikel-folikel tersebut menebal dan sulit lepas sehingga sebum (minyak) yang dihasilkan oleh kelenjar menjadi tersumbat. Peningkatan produksi sebum. Ini dipengaruhi oleh hormon androgen. Kolonisasi Propionibacterium acnes (bakteri penyebab jerawat). Bakteri ini bekerja secara anaerob (tidak membutuhkan oksigen). Oleh karena kondisi anaerob akibat hiperkeratinisasi folikuler, lama-kelamaan jumlah bakteri menjadi semakin banyak. Inflamasi. Sebum merupakan makanan bagi Propionibacterium acnes. Sebum dipecah menjadi asam lemak bebas. Asam lemak bebas yang semakin banyak akhirnya dipecah dan oleh karena hal ini bukan sesuatu yang normal terjadi, maka oleh tubuh dianggap sebagai suatu benda asing dan terjadilah reaksi imun (kemotaktik) dan inflamasi. Hasil dari inflamasi yang terjadi di dalam kulit kita dapat kita lihat dari luar sebagai munculnya jerawat yang merah, nyeri, lama-lama berisi pus (nanah), yang sering kali dipecahkan. Saat ini kita telah mengetahui beberapa hal tentang jerawat dan apa saja yang menyebabkannya. Jadi, benarkah makan kacang dapat menyebabkan timbulnya jerawat? Sekarang kita akan mengulas kebenaran mitos tersebut. Mari kita buktikan! Makan Kacang Penyebab Jerawat Sebuah riset dari American Academy of Dermatology untuk urusan kecantikan kulit menyatakan hal yang bertolak belakang dari mitos tersebut. Mereka berpendapat bahwa jerawat tidak disebabkan oleh coklat, ice cream, ataupun makanan seperti kacang. Colorado State University Department of Health and Exercise menyarankan untuk mengurangi gula dan makanan yang kadar karbohidratnya tinggi. Institusi tersebut telah meneliti sekitar 1300 orang penduduk pulau Kitivan di Papua New Guinea yang puasa makanan manis serta makanan berkarbohidrat. Sehari-harinya mereka hanya makan ikan, buah, dan daging yang dimasak secara tradisional. Hasilnya tidak ada satu jerawat pun yang bertengger di wajah mereka. Mengkonsumsi terlalu banyak gula dapat meningkatkan kadar insulin dalam darah, dimana hal tersebut memicu produksi hormon androgen yang membuat kulit jadi berminyak. Demikian pernyataan dari Howard Murad, seorang profesor dari UCLA School of Medicine. Pernyataan tersebut menjelaskan mengapa para penduduk pulau tersebut bebas dari jerawat. Untuk Anda yang masih berusaha memerangi jerawat, tak ada salahnya mencoba bukan? Mulai hari ini, cobalah untuk mengurangi gula dalam teh atau kopi agar wajah bebas jerawat menjadi milik Anda. Setelah membaca artikel ini, jangan lagi menyalahkan kacang sebagai penyebab timbulnya jerawat di wajah Anda. Tetapi perhatikanlah pola makan Anda secara keseluruhan. Jangan takut untuk makan kacang. Zat-zat yang terkandung dalam kacang sangat banyak dan sangat berguna untuk tubuh kita. Namun jangan juga makan kacang secara belebihan. Segala sesuatu yang berlebihan tidaklah baik. Yang terpenting, janganlah lupa untuk selalu menjaga kebersihan wajah dan tubuh Anda, serta jangan memakai sembarang kosmetik. Selamat menikmati kacang dan selamat tinggal jerawat! Kepustakaan: Djuanda, Adhi, Prof. Dr. dr., et all. ILMU PENYAKIT KULIT DAN KELAMIN. Edisi kelima. Fakultas Kedokteran Universitas indonesia. 2007 http://www.ekawan.com/index.php?m=blog2&c=post&id=176730&title=10-Jenis-Makanan-Antikolesterol&usrname=nurdia http://www.ramadhan.20m.com/ http://www.dechacare.com/Acne-atau-Jerawat-I206.html Jangan pusing cari ke mana lagi ProSehat.com - Tanya dokter langsung dari HP Android Anda. Cara hidup sehat, lebih mudah dan hemat Sebelum cari obat, tanya dokter langsung dari Aplikasi ProSehat di HP Android Anda Install Aplikasi ProSehat dari Google PlayStore sekarang. IKLAN IKLAN : Buku Panduan Lengkap Ibu Hamil [Buku Panduan Lengkap Kehamilan Kesehatan Wanita Ibu Hamil] IKLAN

Jawaban TanyaDok.com di : https://www.tanyadok.com/artikel-kesehatan/kacang-bikin-berjerawat-masa-iya

Wednesday, 1 March 2017

Macam-Macam Bahasa Daerah di Indonesia?


Berikut ini Macam-Macam Bahasa Daerah di Indonesia :
 
1. Bahasa Daerah di Sumatera
Bahasa daerah di Sumatera antara lain Bahasa Aceh, Bahasa Alas, Bahasa Angkola, Bahasa Batak, Bahasa Enggano, Bahasa Gayo, Bahasa Karo, Bahasa Kubu, Bahasa Lampung, Bahasa Lom, Bahasa Mandailing, Bahasa Melayu, Bahasa Mentawai, Bahasa Minangkabau, Bahasa Nias, Bahasa Orang Laut, Bahasa Pak-Pak, Bahasa Rejang Lebong, Bahasa Riau, Bahasa Sikule, Bahasa Simulur.
 
2. Bahasa Daerah di Maluku
Bahasa daerah di Maluku antara lain Bahasa Alor, Bahasa Ambelan, Bahasa Aru, Bahasa Banda, Bahasa Belu, Bahasa Buru, Bahasa Geloli, Bahasa Goram, Bahasa Helo, Bahasa Kadang, Bahasa Kai, Bahasa Kaisar, Bahasa Kroe, Bahasa Lain, Bahasa Leti, Bahasa Pantar, Bahasa Roma, Bahasa Rote, Bahasa Solor, Bahasa Tanibar, Bahasa Tetun, Bahasa Timor, Bahasa Wetar, Bahasa Windesi, Bahasa Ternate, Bahasa Tidore, Bahasa Bacan, Bahasa Sula, Bahasa Taliabo.
 
3. Bahasa Daerah di Nusa Tenggara
Bahasa daerah di Nusa Tenggara antara lain Bahasa Sasak, Bahasa Sumba, Bahasa Sumbawa, Bahasa Tetun, Bahasa Timor.
 
4. Bahasa Daerah di Bali
Bahasa daerah di Bali antara lain Bahasa Bali dan Bahasa Sasak.
 
5. Bahasa Daerah di Jawa
Bahasa daerah di Jawa antara lain Bahasa Jawa, Bahasa Madura dan Bahasa Sunda.
 
6. Bahasa Daerah di Kalimantan
Bahasa Daerah di Kalimantan antara lain Bahasa Bahau, Bahasa Bajau, Bahasa Banjar, Bahasa Iban, Bahasa Kayan, Bahasa Kenya, Bahasa Klemautan, Bahasa Melayu, Bahasa Milano, Bahasa Ot-Danum.
 
7. Bahasa Daerah di Sulawesi
Bahasa daerah di Sulawesi antara lain Bahasa Bubgkumori, Bahasa Laki, Bahasa Landawe, Bahasa Mapute, Bahasa Buol, Bahasa Gorontalo, Bahasa Kaidipan, Bahasa Bulanga, Bahasa Balantak, Bahasa Banggai, Bahasa Babongko, Bahasa Loinan, Bahasa Bonerate, Bahasa Butung, Bahasa Kalaotoa, Bahasa Karompa, Bahasa Layolo, Bahasa Walio, Bahasa Bugis, Bahasa Luwu, Bahasa Makassar, Bahasa Mandar, Bahasa Pitu, Bahasa Sa`dan, Bahasa Salu, Bahasa Seko, Bahasa Uluna, Bahasa Bantik, Bahasa Mongondow, Bahasa Sangir, Bahasa Talaud, Bahasa Tambalu, Bahasa Tombatu, Bahasa Tumpakewa, Bahasa Tondano, Bahasa Tontembun, Bahasa Tomini, Bahasa Bada`Besona, Bahasa Kail, Bahasa Leboni, Bahasa Napu, Bahasa Pilpikoro, Bahasa Toraja, Bahasa Wotu.
 
8. Bahasa Daerah di Papua
Bahasa daerah di Papua ini jumlahnya banyak sekali kurang lebih mencapai 250 bahasa antara lain : Bahasa Lani, Bahasa Abinomn, Bahasa Abun, Bahasa Aghu, Bahasa Airoran, Bahasa Ambai, Bahasa Anasi, Bahasa Ansus, Bahasa Arandai, Bahasa Arguni, Bahasa As, Bahasa Asmat Pantai Kasuari, Bahasa Asmat Tengah, Bahasa Asmat Utara, Bahasa Asmat Yaosakor, Bahasa Atohwaim, Bahasa Auye, Bahasa Awbono, Bahasa Awera, Bahasa Awyi, Bahasa Awyu Asue, Bahasa Awyu Tengah, Bahasa Awyu Edera, Bahasa Awyu Jair, Bahasa Awyu Utara, Bahasa Awyu Selatan, Bahasa Bagusa, Bahasa Baham, Bahasa Barapasi, Bahasa Bauzi, Bahasa Bayono, Bahasa Bedoanas, Bahasa Beneraf, Bahasa Berik, Bahasa Betaf, Bahasa Biak, Bahasa Biga, Bahasa Biritai, Bahasa Bonggo, Bahasa Burate, Bahasa Burmeso, Bahasa Burumakok, Bahasa Buruwai, Bahasa Busami, Bahasa Citak, Bahasa Citak Tamnim, Bahasa Dabe, Bahasa Damal, Bahasa Dani Lembah Bawah, Bahasa Dani Lembah Tengah, Bahasa Dani Lembah Atas, Bahasa Dani Barat, Bahasa Dao, Bahasa Dem, Bahasa Demisa, Bahasa Dera, Bahasa Diebroud, Bahasa Dineor, Bahasa Diuwe, Bahasa Doutai, Bahasa Duriankere, Bahasa Dusner, Bahasa Duvle, Bahasa Edopi, Bahasa Eipomek, Bahasa Ekari, Bahasa Elseng 3, Bahasa Emem, Bahasa Eritai, Bahasa Erokwanas, Bahasa Fayu, Bahasa Fedan, Bahasa Foau, Bahasa Gresi, Bahasa Hatam, Bahasa Hupla, Bahasa Iau, Bahasa Iha, Bahasa Iha Pijin, Bahasa Irarutu, Bahasa Iresim, Bahasa Isirawa, Bahasa Itik, Bahasa Iwur, Bahasa Jofotek-Bromnya, Bahasa Kaburi, Bahasa Kais, Bahasa Kaiy, Bahasa Kalabra, Bahasa Kamberau, Bahasa Kamoro, Bahasa Kanum Bädi, Bahasa Kanum Ngkâlmpw, Bahasa Kanum Smärky, Bahasa Kanum Sota, Bahasa Kapauri, Bahasa Kaptiau, Bahasa Karas, Bahasa Karon Dori, Bahasa Kaure, Bahasa Kauwera, Bahasa Kawe, Bahasa Kayagar, Bahasa Kayupulau, Bahasa Kehu 5, Bahasa Keijar, Bahasa Kemberano, Bahasa Kembra, Bahasa Kemtuik, Bahasa Ketengban, Bahasa Ketum, Bahasa Kimaghima, Bahasa Kimki, Bahasa Kirikiri, Bahasa Kofei, Bahasa Kokoda, Bahasa Kombai, Bahasa Komyandaret, Bahasa Konda, Bahasa Koneraw, Bahasa Kopkaka, Bahasa Korowai, Bahasa Korupun-Sela, Bahasa Kosare, Bahasa Kowiai, Bahasa Kuri, Bahasa Kurudu, Bahasa Kwer, Bahasa Kwerba, Bahasa Kwerba Mamberamo, Bahasa Kwerisa, Bahasa Kwesten, Bahasa Kwinsu, Bahasa Legenyem, Bahasa Lepki 5, Bahasa Liki, Bahasa Maden, Bahasa Mai Brat, Bahasa Mairasi, Bahasa Maklew, Bahasa Melayu Papua, Bahasa Mander, Bahasa Mandobo Atas, Bahasa Mandobo Bawah, Bahasa Manem, Bahasa Manikion, Bahasa Mapia, Bahasa Marau, Bahasa Marind, Bahasa Marind Bian, Bahasa Masimasi, Bahasa Massep 3, Bahasa Matbat, Bahasa Mawes, Bahasa Ma'ya, Bahasa Mekwei, Bahasa Meoswar, Bahasa Mer, Bahasa Meyah, Bahasa Mlap, Bahasa Mo, Bahasa Moi, Bahasa Molof, Bahasa Mombum, Bahasa Momina, Bahasa Momuna, Bahasa Moni, Bahasa Mor, Bahasa Mor, Bahasa Morai, Bahasa Morori, Bahasa Moskona, Bahasa Mpur, Bahasa Munggui, Bahasa Murkim, Bahasa Muyu Utara, Bahasa Muyu Selatan, Bahasa Nafri, Bahasa Nakai, Bahasa Nacla, Bahasa Namla 5, Bahasa Narau, Bahasa Ndom, Bahasa Nduga, Bahasa Ngalum, Bahasa Nggem, Bahasa Nimboran, Bahasa Ninggerum, Bahasa Nipsan, Bahasa Nisa, Bahasa Obokuitai, Bahasa Onin, Bahasa Onin Pijin, Bahasa Ormu, Bahasa Orya, Bahasa Papasena, Bahasa Papuma, Bahasa Pom, Bahasa Puragi, Bahasa Rasawa, Bahasa Riantana, Bahasa Roon, Bahasa Samarokena, Bahasa Saponi, Bahasa Sauri, Bahasa Sause, Bahasa Saweru, Bahasa Sawi, Bahasa Seget, Bahasa Sekar, Bahasa Semimi, Bahasa Sempan, Bahasa Sentani, Bahasa Serui-Laut, Bahasa Sikaritai, Bahasa Silimo, Bahasa Skou, Bahasa Sobei, Bahasa Sowanda, Bahasa Sowari, Bahasa Suabo, Bahasa Sunum, Bahasa Tabla, Bahasa Taikat, Bahasa Tamagario, Bahasa Tanahmerah, Bahasa Tandia, Bahasa Tangko, Bahasa Tarpia, Bahasa Tause, Bahasa Tebi, Bahasa Tefaro, Bahasa Tehit, Bahasa Tobati, Bahasa Tofanma, Bahasa Towei, Bahasa Trimuris, Bahasa Tsaukambo, Bahasa Tunggare, Bahasa Una, Bahasa Uruangnirin, Bahasa Usku 5, Bahasa Viid, Bahasa Vitou, Bahasa Wabo, Bahasa Waigeo, Bahasa Walak, Bahasa Wambon, Bahasa Wandamen, Bahasa Wanggom, Bahasa Wano, Bahasa Warembori, Bahasa Wares, Bahasa Waris, Bahasa Waritai, Bahasa Warkay-Bipim, Bahasa Waropen, Bahasa Wauyai, Bahasa Woi, Bahasa Wolai, Bahasa Woria, Bahasa Yahadian, Bahasa Yale Kosarek, Bahasa Yali Angguruk, Bahasa Yali Ninia, Bahasa Yali Lembah, Bahasa Yaqay, Bahasa Yarsun, Bahasa Yaur, Bahasa Yawa, Bahasa Yei, Bahasa Yelmek, Bahasa Yeretuar, Bahasa Yetfa, Bahasa Yoke, Bahasa Zorop.

Monday, 2 January 2017

HAL YANG HARUS ANDA COBA 1 KALI SEUMUR HIDUP



  Coba Mengikuti Lomba

 Jika agan mempunyai hobi di satu bidang, ada baiknya agan coba untuk mengikuti lomba di bidang tersebut. Mengikuti lomba adalah pengalaman yang sangat bermanfaat bagi agan. Bukan soal menang/kalah, tapi dengan mengikuti lomba, agan bisa mengukur diri dan mengetahui seberapa baik kemampuan  Coba Berbisnis
 Semua orang berbakat dalam berbisnis tergantung bidang bisnisnya. Cobalah untuk memadukan hobi agan dengan bisnis. Siapa tahu itu bisa menjadi jalan hidup agan. Gagal pasti dialami, tapi tentu akan ada pelajaran yang agan dapat. Berbisnis bukan soal harta, tapi soal belajar mandiri dan berdiri di atas kaki sendiri.Coba Membaca Novel Klasik Membaca tidak menjadi hal yang umum di Indonesia, padahal di negara-negara maju, membaca menjadi hal yang mendasar. Bahkan sejak SD dan SMP, murid-murid di negara maju diwajibkan untuk membaca novel klasik untuk mengisi liburan musim panas mereka. Kenapa novel klasik begitu diwajibkan? Karena jika murid bisa menyelesaikan novel klasik, mereka akan dengan mudah membaca buku-buku lain yang relatif tidak seberat novel klasik. Membaca memang merupakan hal yang fundamental untuk membuka pikiran seseorang supaya orang tidak terjebak dalam pikiran yang sempit, fanatik, dan mudah ditipu oleh paham intoleran.Coba Pergi ke Konser
 
Konser atau pentas musik adalah tempat yang cocok terutama bagi agan yang introvert untuk bebas berekspresi. Dengan mengikuti konser, agan akan bertemu berbagai macam orang yang relatif memiliki minat atau selera musik yang sama, dari sana agan juga bisa memperluas jaringan pertemanan.Coba Belajar Alat Musik
 
Banyak orang sukses yang berkata bahwa sukses dalam hidup bagaikan menguasai alat musik. Agan tidak bisa menjadi mahir dalam bermain alat musik hanya dalam waktu 1 minggu atau 1 bulan, agan perlu latihan dari dasar, maju selangkah demi selangkah, tahap demi tahap, selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun untuk bisa menguasai satu alat musik. Bahkan jika agan ingin menjadi master atau legenda di satu alat musik, agan perlu kerja keras yang konsisten selama puluhan tahun. Konsep atau filosofi itulah yang dapat diterapkan dalam bidang apapun selain musik. Misalnya dalam berbisnis, agan tidak bisa sukses dalam waktu 1 minggu atau 1 bulan. Agan perlu belajar secara keras dan konsisten untuk bisa menguasai 1 bidang usaha tertentu.Coba Pergi ke Pantai
Percaya atau tidak, banyak orang yang belum pernah pergi ke pantai. Bahkan di Indonesia pun, masih banyak rasanya orang yang belum pernah pergi ke pantai. Sungguh ironis, mengingat Indonesia adalah salah satu negara dengan garis pantai terpanjang dan jarak daratan dengan pantai yang sangat pendek. Artinya, pantai sangat terjangkau untuk dikunjungi oleh semua orang Indonesia di provinsi manapun dia berada. Indahnya pantai sangat sayang untuk agan lewatkan. Pergilah ke pantai sekarang juga!!Coba Mendaki Gunung
 
Selain pantai, Indonesia pun menjadi salah satu negara dengan gunung terbanyak di dunia. Dari gunung yang hijau, yang tandus, sampai yang bersalju, ada di Indonesia. Maka dari itu, sangat sia-sia kalau agan hidup di Indonesia, tapi sampai mati tak pernah berkunjung dan mendaki satupun gunung di Indonesia. Ayo, pergilah ke gunung sekarang juga!!
Coba Naik Pesawat dan Kapal Laut

 Selain pantai dan gunung, masih banyak juga orang yang belum pernah naik pesawat terbang dan kapal laut. Padahal, Indonesia sebagai negara kepulauan sangat tergantung pada transportasi laut dan udara tersebut. Cobalah berwisata ke luar pulau dengan mengendarai 2 transportasi tersebut. Pergi lewat laut, pulang lewat udara. Itu akan menjadi pengalaman yang sangat mengasyikan!! Coba Olahraga EkstrimTerakhir, pengalaman yang sangat sayang untuk dilewatkan adalah olahraga ekstrim seperti terjun payung, bungee jumping, selancar, atau deep sea diving. Hidup cuma sekali gan, jangan sampai agan melewatkan sensasi dahsyat dari pengalaman-pengalaman mencoba olahraga ekstrim yang sangat memicu adrenalin.     sumber